» Detail News

Senin, 10 Oktober 2016 - 10:31:56 WIB

Posting by : Maruli Manik
Category    : Market News - Reads : 996



BEI Ingin Liquidity Provider Berlaku Tahun Depan


Bursa akan membuat likuiditas perdagangan saham lebih terjaga. Caranya, market maker atau penyedia likuiditas (liquidity provider) akan disematkan ke dalam sistem perdagangan bursa.

"Tahun depan paling cepat (berjalan)," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, Jumat (7/10) akhir pekan lalu.

Pemberlakuannya butuh waktu karena implementasinya harus dimulai dari sisi yang paling mendasar, yakni modal para broker. Ibarat jasa penukaran uang (money changer), broker wajib memasang posisi jual dan beli ketika menjadi liquidity provider.

Dengan demikian, broker tersebut wajib memiliki modal yang kuat, termasuk modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) minimal Rp 250 miliar. "Modal broker harus kuat. Itu dari sisi kami. Terkait peningkatkan MKBD, itu ranah OJK," jelas Tito


Sumber : www.kontan.co.id

  Tag :

bei




    Berita Terkait :

  • Bursa Kejar Realisasi 25 Perhelatan IPO
  • BEI Ingin Membangunkan Saham Tidur
  • Sembilan Saham Masuk Radar Forced Delisting
  • BEI Revisi Target IPO Tahun Ini Jadi 25 Emiten
  • Realisasi IPO Masih Jauh dari Target