» Detail News

Jumat, 14 Oktober 2016 - 09:29:25 WIB

Posting by : Maruli Manik
Category    : Market News - Reads : 1117



SRO Segera Bentuk Perusahaan Securities Financing


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengizinkan pembentukan perusahaan pembiayaan sekuritas (securities financing). Para penyelenggara pasar modal atau self regulatory organization (SRO) mengusulkan perusahaan ini dibentuk sebagai anak usaha berbadan hukum perseroan terbatas.

Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hasan Fawzi mengatakan, OJK telah memberi izin prinsip pembentukan securities financing, sehingga pendirian perusahaan sebagai anak usaha dari SRO pasar modal ini tengah dipersiapkan.

"Kami harap dalam waktu dekat perusahaan pembiayaan sekuritas ini sudah berdiri, atau paling tidak di 2017," kata Hasan, Kamis (13/10).

KPEI, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) harus menyediakan modal total sebesar Rp 250 miliar. Modal tersebut akan dibagi tiga, masing-masing 33,3%.

Hasan menjelaskan, selanjutnya SRO akan menyetor kembali permodalan sebesar Rp 250 miliar dan mengundang investor lain untuk mendapatkan tambahan modal Rp 500 miliar.

Dengan demikian, pada awal beroperasi, nantinya anak usaha ini memiliki modal Rp 1 triliun. Pembentukan perusahaan yang mengurusi pembiayaan sekuritas ini adalah salah satu upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan rerata transaksi harian dengan menyentuh sisi modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) para anggota bursa (AB).

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini bilang, securities financing ini nantinya akan menjadi semacam lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepada AB. Kucuran pinjaman tersebut diperuntukan untuk fasilitas transaksi margin yang dimiliki para AB.

"Plafon pinjamannya Rp 100 miliar," ujar Hamdi. Hanya AB dengan MKBD di atas Rp 250 miliar yang boleh menerima pinjaman dari lembaga ini.


Sumber : www.kontan.co.id

  Tag :

bei,ojk




    Berita Terkait :

  • BEI Ingin Liquidity Provider Berlaku Tahun Depan
  • OJK: 95% Dana Repatriasi Mengendap di Perbankan
  • Bursa Kejar Realisasi 25 Perhelatan IPO
  • BEI Ingin Membangunkan Saham Tidur
  • Sembilan Saham Masuk Radar Forced Delisting